Senin, 24 Desember 2012

Sejarah dan Pertumbuhan Sapi Brahman Cross di Indonesia

http://ternakonline.wordpress.com/2009/09/10/sejarah-dan-pertumbuhan-sapi-brahman-cross-di-indonesia/

Brahman Namaku
Brahman Namaku
Ternak Online- Sapi Brahman Cross pada awalnya merupakan bangsa sapi Brahman Amerika yang diimpor Australia pada tahun 1933. Mulai dikembangkan di stasiun CSIRO’s Tropical Cattle Research Centre Rockhampton Australia, dengan materi dasar sapi Brahman, Hereford dan Shorthorn dengan proporsi darah berturut-turut 50%, 25% dan 25% (Turner, 1977), sehingga secara fisik bentuk fenotip dan keistimewaan sapi Brahman cross cenderung lebih mirip sapi Brahman Amerika karena proporsi darahnya lebih dominan.
Sapi Brahman Cross mulai diimport Indonesia (Sulawesi) dari Australia pada tahun 1973. Hasil pengamatan di Sulawesi Selatan menunjukkan persentase beranak 40,91%, Calf crops 42,54%, mortalitas pedet 5,93, mortalitas induk 2,92%, bobot sapih (8-9 bulan) 141,5 Kg (jantan) dan 138,3 Kg betina, pertambahan bobot badan sebelum disapih sebesar 0,38 Kg/ hari (Hardjosubroto, 1984)
Pada tahun 1975, sapi Brahman cross didatangkan ke pulau Sumba dengan tujuan utama untuk memperbaiki mutu genetik sapi Ongole di pulau Sumba. Importasi Brahman cross dari Australia untuk UPT perbibitan (BPTU Sembawa) dilakukan pada tahun 2000 dan 2001 dalam rangka revitalisasi UPT. Penyebaran di Indonesia dilakukan secara besar-besaran mulai tahun 2006 dalam rangka mendukung program percepatan pencapaian swasembada daging sapi 2010.
Pada umumnya pemeliharaan di rakyat memakai tali hidung, dikandangkan sendiri atau dalam kelompok kecil dalam tempat sempit, belum sepenuhnya adaptasi, ditambah lagi dengan pemberian pakan yang kurang memadai, terjadilah gangguan-gangguan reproduksi yang sering disebut sebagai slow breeder.
Terjadilah proses adaptasi yang memakan waktu cukup lama, hingga berbulan-bulan. Dengan adanya perubahan lingkungan, pakan, ditambah adanya heat stress terjadilah keadaan yang disebut depresi reproduksi (reproductive depression), sapi tidak pernah menunjukkan gejala birahi pada sapi yang belum bunting maupun setelah beranak pertama (bunting bawaan)
Rendahnya fertilitas pada sapi Brahman disebabkan oleh pengamatan birahi yang kurang akurat dengan Lama masa estrus 6,7±0,8 jam, nutrisi dan lamanya induk menyusui yang dapat menyebabkan terjadinya anestrus post partum pada sapi Brahman, lamanya waktu yang diperlukan untk pengeluaran plasenta setelah beranak, dan adanya infeksi pada uterus yang dapat mempengaruhi jarak beranak. Masalah besar yang sering timbul pada peternakan sapi Brahman di daerah tropis dan sub tropis adalah panjangnya masa anestrus post partus, hal ini disebabkan oleh makanan yang diberikan kurang berkualitas, temperatur lingkungan yang terlalu panas, infeksi parasit, penyakit reproduksi, kondisi tubuh yang kurus, dan stress akibat menyusui (Vandeplassshe, 1982)
Penelitian yang telah dilakukan oleh Turner (1977) menunjukkan Deskripsi sifat sapi Brahman Cross adalah Rata-rata angka kelahiran 81,2%, Rata-rata berat lahir 28,4 Kg, Rata-rata berat sapih 193 Kg, Kematian sebelum sapih 5,2%, Kematian umur 15 bulan 1,2% dan Kematian Dewasa 0,6%

Tabel 1.Hasil Penelitian performans produksi dan laju pertumbuhan di Indonesia
No URAIAN JENIS SAPI  Brahman Brahman Cross
1 Jarak beranak 531,1 hari (Sutan, 1988 17,1 bulan (Sumadi, 1985)
2 Berat Lahir 26,26 Kg (Sutan, 1988) 28,4 Kg (Sumadi, 1985)
3 Berat Sapih 100,1 Kg (6 bulan) (Sutan, 1988) 139,9 Kg (7-10 bulan) (Sumadi, 1993)
4 Berat Setahun 289,5 Kg (Sumadi, 1993)
5 PBBH 0,41 Kg (Sutan, 1988) 0,96 Kg (Sumadi, 1993), 0,55 Kg (Pasau, 1991), 0,29 Kg (Sumadi, 1985), 0,91 Kg (Sumadi, 1991)
2.3. Simmental-Brahman (Simbrah)
Sapi Simbrah merupakan kombinasi dari dua populasi bangsa sapi terbesar dunia yaitu Simmental dan Brahman. Sapi Simbrah harus mengandung komposisi darah Simmental minimum 3/8, darah Brahman minimum ¼, dan lainnya maksimum 3/8. Asosiasi peternak Simmental Amerika mengkualifikasikannya sebagai pure breed dengan komposisi darah Simmental 5/8 dan Brahman 3/8.
Penelitian kombinasi Simmental dilaksanakan akhir tahun 1960, tetapi baru pada tahun 1977 muncul Simbrah dan diregistrasi sebagai anggota dari Asosiasi Simmental Amerika.
Kombinasi dari kekuatan bangsa Brahman yang toleran terhadap panas, resisten terhadap penyakit dan parasit, pekerja keras, toleran terhadap pakan jelek, masa produksi anak yang lebih panjang dengan kecepatan pertumbuhan, produksi susu, karakteristik daging yang baik dan dewasa kelamin lebih muda akan menghasilkan bangsa yang superior.
Dewasa kelamin Simbrah betina dicapai pada umur 14 s/d. 15 bulan, sedangkan karkar dapat diproduksi pada umur 12 s/d. 15 bulan. Berat betina dewasa 1100 s/d. 1500 pounds, sedangkan jantan dewasa dapat mencapai 1800 s/d. 2500 pounds.

Sumber : Drh.  Gigih tri pambudi, MM

Minggu, 23 Desember 2012

7 Tahap Meraih Impian

"Anda tidak akan pernah kemana-mana jika Anda sendiri tidak tahu akan kemana"

Penyebab utama mengapa seseorang tidak pernah menjadi kaya / sukses adalah karena ia sendiri tidak memilih atau memiliki target untuk menjadi kaya / sukses.
Berikut beberapa langkah yang bisa Agan coba untuk menentukan GOAL dalam hidup Agan :

1. POSITIF

GOAL Agan harus dinyatakan dalam kalimat positif serta dapat diukur dengan pasti
Bahagia, senang, sehat, sukses adalah contoh GOAL yang tidak dapat diukur dengan pasti

Contoh :
"Saya ingin bahagia" ? tidak dapat diukur
Tanya : "Apa yang membuat Agan Bahagia?"
Jawab : "Kalau saya mempunyai uang banyak"
Tanya : "Berapa banyak uang yang Agan inginkan?"
Jawab: "Sekitar 10.000.000.000"
Berarti GOAL Agan harus dirubah bukannya "Saya ingin bahagia" tetapi menjadi :
"Saya ingin memiliki uang sebesar Rp. 10.000.000.000"

2. CONTEXT

Context berbicara tentang kapan, di mana dan dengan siapa Agan menginginkan GOAL Agan menjadi nyata
Contoh :
Positif : "Saya ingin memiliki uang sebesar Rp. 10.000.000.000"
Outcome:
(Di mana) di Bank Sesuatu Indonesia
(Kapan) Bulan Desember 2012
(Dengan Siapa) Anak dan Istri saya

3. EVIDENCE

Agan harus melihat dengan imajinasi Agan dan melibatkan panca indra (melihat, mendengar, merasa) pada saat Agan telah memiliki / mencapai GOAL Agan dan proses pada saat Agan sementara menuju GOAL Agan. Bagaimana Agan tahu kalau Agan telah mencapai GOAL Agan?

Contoh :
Saya melihat tabungan saya bertambah sebesar 10.000.000.000
Saya mendengar istri saya berkata "Pah, uang kita sudah banyak sekarang"
Saya merasa senang karena bisa memiliki waktu yang banyak untuk bermain-main dengan anak-anak saya
Bagaimana Agan tahu bahwa Agan sedang menuju ke arah GOAL Agan?
Ketika saya melihat diri saya menyetorkan uang di Bank

4. SELF CONTROL

Agan tidak dapat membuat GOAL untuk orang lain karena mereka memiliki kehendak bebas dan Agan tidak dapat mengontrol mereka sepenuhnya
Outcome:
Agan tidak dapat mengatakan :
Saya ingin anak saya ... ... ... ... ...
Saya ingin suami / istri / teman saya ... ... ... ... ...

5. ACTION

Ada tiga tindakan yang harus Agan buat untuk membawa Agan sedikit lebih dekat kepada GOAL Agan :

Contoh :
  1. Apa tindakan yang harus Agan tingkatkan?
  2. Kebiasaan apa saja yang harus Agan kurangi agar waktunya bisa untuk hal positif lain?
  3. Langkah awal apa yang akan saya lakukan untuk membawa saya 1 langkah lebih dekat ke GOAL saya?
Outcome:
  1. Saya akan meningkatkan kunjungan prospek agar penjualan saya meningkat
  2. Mengurangi waktu online game facebook dengan ngaskus
  3. Membuat jadwal kunjungan untuk besok dan minggu ini

6. WORTHWHILE

Agan harus memiliki alasan yang kuat mengapa Agan harus mencapai GOAL Agan
Tanyakan mengapa GOAL Agan penting?

Outcome:
Tanya : "Mengapa Agan ingin punya uang 10.000.000.000?"
Jawab : "Karena saya ingin membahagiakan keluarga saya"
Tanya : " Mengapa itu penting?"
Jawab : "Karena saya ingin menjadi ayah dan suami yg bertanggung jawab!"

7. VISUAL

Agan harus bisa membayangkan dengan dalam, saat-saat di mana Agan telah memiliki apa yang Agan inginkan (GOAL).
Rasakan perasaan Agan saat itu, dengarkan apa yang ingin Agan dengar dan lihat apa yang ingin Agan lihat.

Perbesar gambar yang Agan lihat, perjelas suara yang Agan dengar dan lipatgandakan perasaan yang Agan rasakan 100 kali lipat.

Simpan GOAL Agan di dalam pikiran dan hati Agan agar setiap saat ia akan memberitahukan Agan apabila ada tindakan Agan yang menjauhi jalan menuju GOAL Agan.

ADA 2 HAL PENTING DALAM MEMBUAT GOAL :
1. TULISKAN DI ATAS KERTAS YANG MEMUNGKINKAN ANDA BISA MEMBACANYA BERULANG-ULANG. KALO TS BIKIN DI KERTAS KECIL, TERUS TARO DOMPET, PENGGANTI FOTO
2. TULISKAN DI DALAM PIKIRAN ANDA